Memperingati HUT RI ke-64
Filed in Lain-Lain on Aug.14, 2009
Wamena-Kab. Jayawijaya (13/08/2009) Dalam rangka memperingati HUT RI ke-64 Panitia mengadakan beberapa kegiatan antara lain : Festifal Lembah Baliem ( Perang-perangan, Karapan Babi, Lombah Memanah, Lempar Sege /Lempar Tombak, Main Pikon/Main Alat Musik tradisional, sikoko dan Karnaval / Pawai kendaraan hias.Kegiatan-kegiatan yang diselenggarankan untuk memperigati HUT RI ke-64 bukanlah yang pertamakali melainkan sudah seringkali di dilaksanakan hampir setiap tahun dari masa kepemimpinan Bupati J.B. Wenas menjadi Bupati Kabupaten Jayawijaya hingga kini Bupati yang baru Bupati John W. Wetipo dan Wakil Bupati John R. Banua yang baru-baru ini terpilih melalui pemilihan lansung kepala daerah.
Dengan adanya kegiatan-kegiatan semacam ini sangatlah bagus, agar generasi muda tidak melupakan makna dari 17 Agustus dan juga dengan adanya kegiatan-kegiatan ini menarik para wisatawan yang datang dari dalam dan luar negeri.
Foto Karnafal dan Pawai Kendaraan Hias :







August 14th, 2009 at 10:25 am
Dear Geono…
Foto 2x ini menunjukkan identitas kita sebagai orang papua, blog ini memberi warna baru bagi para pembaca…bahwa yang namanya Koteka itu ada di pedalaman papua, itu adalah kekayaan budaya bangsa kita….tapi kadang 2x..mereka menganggapnya sebagai suatu budaya yang primitif,…teman saya pernah bertanya …pada saya..bahwa sewaktu kecil saya pernah memakai koteka atau tidak,….saat itu saya menjawab…apakah saudara pernah melihat Peta Atlas Indonesia,….dan jawaban itu mungkin bisa di jawab untuk sebagian saudara kita di bagian Indonesia barat yang belum sepenuhnya memahami wilayah dan budaya kita….maju terus untuk peradaban baru di pedalaman papua..suksess….be Au…
October 15th, 2009 at 9:19 pm
Bagaimana saya dapat contact dengan anda selain dengan email, karena saya lagi membantu teman untuk mewujudkan mimpinya mendeklarasikan berdirinya Komunitas Blogger Papua. Tolong contact saya di 085251534313 (cukup sms saja)
salam hangat dari KalSel
chandra
October 17th, 2009 at 10:46 am
Betul kaka, kitong pu budaya yang su tertanam dari dulu nih jangan sampe de hilang…. MAri kitong lestarikan budaya biar orang lain bisa datang lihat kalo Papua itu macam surga kah ini……
Hormat kaka bagus,….!